Kendari adalah ibu kota Sulawesi Tenggara, kota pelabuhan yang ramai dengan pasar, perahu nelayan, dan kehidupan yang bergerak cepat di sepanjang Teluk Kendari, namun di balik keramaiannya masih banyak warga yang hidup dari hari ke hari dengan penghasilan pas-pasan, sebagian besar keluarga di kota ini hidup dengan pendapatan setara upah minimum provinsi yang berkisar Rp2,8 juta per bulan, jumlah yang sering tidak cukup untuk menutup sewa, makan, dan kebutuhan dasar sekaligus. Menurut data Dinas Sosial Kota Kendari, sekitar 150 orang tercatat sebagai gelandangan dan tunawisma pada tahun 2023, meski angka sebenarnya di lapangan kemungkinan lebih tinggi karena banyak yang tidak terdata. Jika kamu butuh bantuan, Dinas Sosial Kota Kendari punya program penampungan sementara dan rujukan, PMI Kota Kendari sering turun tangan saat kondisi darurat atau kesehatan mendesak, dan Baznas Kota Kendari menyalurkan bantuan berupa sembako maupun uang tunai bagi warga yang benar-benar kesulitan. Kota ini bisa keras di siang hari yang panas dan malam yang lembap dekat laut, tapi juga punya banyak orang biasa yang mau berbagi walau sedikit, jadi jangan ragu mendekat ke masjid, gereja, atau posko sosial terdekat untuk bertanya. Kamu tidak sendirian di sini, dan bertahan hari ini saja sudah merupakan bentuk keberanian yang nyata.
✨Ada informasi yang keliru?
Menemukan informasi yang sudah usang, detail yang tidak benar, sumber daya yang hilang, penutupan, atau perubahan layanan? Beri tahu kami agar kami dapat meninjau dan menjaga buku saku ini tetap akurat dan bermanfaat bagi semua orang.
Apa yang bisa Anda laporkan
Info Kedaluwarsa
Informasi yang sudah tidak berlaku
Sumber Daya yang Hilang
Layanan atau sumber daya yang seharusnya dicantumkan
Info Kontak Salah
Nomor telepon, email, atau situs web yang salah
Penutupan
Organisasi atau program yang telah ditutup
Program Baru
Layanan atau program baru yang perlu ditambahkan
Catatan Keselamatan
Masalah keamanan atau peringatan penting
✨
Penyempurnaan tersedia setelah panduan selesai dibuat.